Mengulik Indikasi Ekokardiografi

Seperti yang diketahui, bahwa ekokardiografi ini memiliki banyak jenis. Mulai dari Transthoracic Echocardiogram, Stress Echocardiogram, Transesophageal Echocardiogram, USG Intraskular, dan USG Jantung Janin. Kelima jenis tersebut dilakukan oleh dokter yang berbeda-beda setiap pasiennya. Sehingga berikut ini ada beberapa indikasi dari jenis USG jantung untuk anda.

Indikasi USG Jantung yang Wajib untuk Anda Ketahui

1. Transesophageal Echocardiogram

Transesophageal Echocardiogram umumnya kan di pakai oleh dokter jika hasil dari TTE tidak jelas, dan umumnya ini terjadi karena adanya pengaruh struktur dada, lemak, atau paru-paru. Umumnya hal tersebut sering terjadi bagi individu yang mengalami obesitas. Jenis ini juga dipakai oleh dokter apabila ingin membutuhkan hasil yang lebih rinci. Misalnya pada saat sebelum operasi jantung.

2. Transthoracic Echocardiogram

Umumnya dokter akan memaki jenis USG jantung jenis ini untuk melihat tingkat keparahan serta membantu pengobatan pada masalah murmur, katup dan gangguan pompa jantung. Tidak hanya itu, bagi anda yang menderita penyumbatan pembuluh darah yang diakibatkan oleh stroke atau serangan iskemik transien, maka juga kan dianjurkan menggunakan perawatan jenis ini.

baca juga : dr Ario Kuncoro

Efusi perikardium adalah salah satu penyakit yang disebabkan karena adanya timbunan cairan yang terdapat di kantong jantung. Sehingga dengan keadaan tersebut membuat seseorang harus menjalani pemeriksaan ekokardiografi jenis Transthoracic Echocardiogram. Hipertensi pulmonal, kardiomiopati, perikarditis dan juga penyakit jantung bawaan juga tidak luput harus melakukan USG tipe ini.

3. Stress Echocardiogram

Ketiga ada Stress Echocardiogram, dimana seorang dokter akan melakukan jenis pemeriksaan USG jantung jenis ini jika terdapat indikasi untuk mendeteksi gangguan yang terdapat pada jantung, memeriksa pasokan oksigen yang mengalir ke otot jantung pada saat aktivitas, mendeteksi ada tidaknya penyakit jantung koroner, melihat kemampuan jantung untuk rehabilitasi dan lainnya.

4. USG Intraskular

Biasanya seorang dokter umum akan memakai USG Intramuskular untuk melihat ada tidaknya penyumbatan yang berada di dalam pembuluh darah secara detail. Umumnya sebelum melakukan pengecekan seorang dokter akan melakukan diagnosis terlebih dahulu secara detail. Jika memang,membutuhkan hasil lebih antap, maka dilanjutkan dengan USG Intramuskular.

5. USG Jatung Janin

USG jantung Janin ini memiliki fungsi untuk mendeteksi ada atau tidaknya berbagai macam jenis gangguan jantung yang terdapat pada janin. Baik itu disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Mulai dari keturunan, pola hidup ibu saat mengandung ataupun kondisi kesehatannya. Maka untuk mengetahui hal itu lebih detail, dokter akan menyarankan untuk melakukan ekokardiografi.

Kelima jenis USG jantung di atas memiliki indikasi masing-masing. Adanya indikasi tersebut akan memudahkan dokter dalam pemeriksaan. Sehingga ia tidak perlu lagi bingung acara agar bisa mengetahui penyakit maupun gangguan jantung yang diinginkan. Sebab kelima jenis tersebut memiliki fungsi yang berbeda, sehingga indikasi antara yang satu dengan yang lainya juga tidak sama. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s